×

Beberapa Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Medis

Sebelum merekomendasikan pengobatan untuk kanker payudara, dokter biasanya akan lebih dulu mempertimbangkan beberapa hal. Dilansir dari hellosehat.com, dokter akan melihat jenis kanker payudara yang dialami pasien, ukuran benjolan serta seberapa jauh kanker tersebut menyebar di dalam tubuh, status protein HER2, progesteron, dan estrogen, faktor usia (apakah sudah mengalami menopause atau belum), dan keinginan pasien mengenai metode pengobatan. Untuk mengobati kanker payudara, terdapat berbagai metode medis sebagai berikut.

  1. Radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi dengan sinar berkekuatan tinggi, seperti sinar-X dan proton merupakan salah satu cara mengobati kanker payudara. Radioterapi ini bisa dilakukan dengan menembakkan sinar tersebut ke tubuh pasien dengan mesin (radioterapi eksternal) atau dengan cara menempatkan material radioaktif ke dalam tubuh pasien (brachytherapy).

Radioterapi eksternal umumnya dilakukan setelah pasien selesai menjalankan lumpektomi, sedangkan brachytherapy dilakukan apabila kecil risikonya kanker payudara kembali. Dokter juga menyarankan pasien untuk menjalani radioterapi setelah mastektomi, untuk kasus kanker payudara yang lebih parah dan sudah menyebar ke kelenjar getah bening.

  1. Kemoterapi
READ  Penyakit Ataksia Friedreich, Sudah Tahu

Selain radioterapi, kemoterapi adalah cara mengobati kanker payudara yang sudah familiar. Metode ini dapat dilakukan setelah bedah (adjuvant chemotherapy) ataupun sebelum bedah (neoadjuvant chemotherapy). Kemoterapi setelah bedah bertujuan membunuh sel kanker yang dimungkinkan masih tertinggal saat adanya prosedur bedah atau saat sel kanker sudah menyebar, namun tidak terlihat meskipun dengan tes pemindaian. Sel kanker yang tertinggal tersebut dikhawatirkan tumbuh dan membentuk tumor baru di organ lain.

Kemoterapi yang dilakukan sebelum bedah bertujuan untuk menyusutkan ukuran tumor agar dapat diangkat dengan jalan pembedahan. Kemoterapi ini umumnya dilakukan untuk menangani kanker yang ukurannya terlalu besar untuk dibuang lewat operasi.

  1. Terapi Target

Terapi ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, tanpa merusak sel-sel yang sehat. Terapi target ini umumnya diterapkan pada kanker HER2 positif. Obat medis yang digunakan untuk pasien pada terapi target ini ditujukan untuk menghambat perkembangan protein HER2, yaitu protein membantu sel kanker tumbuh lebih agresif.

READ  Obat penyubur rambut yang aman

Beberapa obat yang diberikan dalam terapi target ini adalah trastuzumabpertuzumab, dan lapatinib. Obat-obat ini ada yang diberikan secara oral atau melalui suntikan, serta bisa digunakan mengobati kanker pada stadium awal ataupun stadium lanjut.

  1. Terapi Hormon

Pada kasus kanker payudara yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron, dokter menyarankan pasien untuk mengobati kanker payudara menggunakan penghambat estrogen, seperti tamoxifen. Obat ini dapat diberikan kepada pasien selama 5 tahun, sedangkan obat penghambat aromatase, seperti  letrozole, anastrozole, dan exemestane, diresepkan untuk menghambat produksi hormon estrogen kepada wanita yang sudah melewati masa menopause.

Pada wanita yang belum mencapai masa menopause, hormon pelepas gonadotropin, seperti goserelin, dapat digunakan guna mengurangi kadar estrogen pada rahim. Pilihan lain adalah mengangkat indung telur ataupun menghancurkannya dengan metode radioterapi agar hormone penyebab tersebut tidak terbentuk.

  1. Imunoterapi

Terapi berikutnya untuk mengobati kanker payudara adalah imonoterapi yaitu menggunakan obat yang mampu merangsang sistem imun untuk mengenali serta menghancurkan sel kanker. Normalnya, sistem imun berfungsi melawan mikroorganisme asing yang menyebabkan penyakit. Akan tetapi, sel kanker justru menipu sistem imun agar tidak mengenali dan tidak menyerangnya. Nah, obat imunoterapi ini membantu tubuh untuk mengembalikan respon sistem imun untuk mengenali sel kanker payudara. Dengan cara itu, sel kanker akan tetap dianggap zat asing yang berbahaya dan perlu diberantas.

READ  Cara Mengobati Ataksia Friedeich Secara Medis

Jangka waktu untuk mengobati kanker payudara memang bervariasi pada setiap orang. Pasalnya, kondisi tubuh, toleransi obat, serta tingkat keparahan pada masing-masing orang memang berbeda. Oleh karena itu, berapa lamanya pengobatan tidak dapat ditentukan di awal. Hal yang perlu diingat adalah selalu mengikuti anjuran, saran, perintah, serta rekomendasi dokter selama masa pengobatan kanker payudara. Janganlah mengurangi ataupun melewatkan mengonsumsi obat yang seharusnya diminum setiap harinya.

 

Sumber Artikel:

hellosehat.com

www.alodokter.com

 

Sumber Gambar:

health.detik.com

lifestyle.okezone.com