×

Gejala Ateletaksis yang Harus Disadari

 

Ateletaksis merupakan keadaan paru – paru yang terjadi saat saluran udara atau kantung kecil pada bagian ujung tidak bisa berkembang sebagaimana mestinya saat bernafas. Kondisi ini merupakan salah satu kondisi yang bisa menyebabkan paru – paru kolaps. Paru – paru merupakan organ dimana oksigen diambil dan karbor dioksida dibuang. Saat bernafas, udara mengalir ke tenggorokan atau trakea. Saluran – saluran udara membelah lagi dan lagi menjadi tabung – tabung kecil yang disebut bronkiolus. Alveoli adalah kantung kecil di akhir bronkiolus. Di tempat inilah darah membuang karbon dioksida serta mengambil oksigen untuk dibawa ke sel – sel dalam tubuh.

Saat bernafas, paru – paru mengempis dan mengembang layaknya balon. Namun apabila saluran udara tersumbat atau terdapat tekanan di paru – paru Anda, proses pengembangan tidak berjalan dengan baik seperti seharusnya. Hal ini bisa berakibat kematian bagi anak – anak kecil dan orang lain yang mempunyai masalah dengan paru – paru.

Gejala ateletaksis beberapa diantaranya :

  • Sakit dada
  • Batuk
  • Kulit atau bibir kebiru – biruan
  • Detak jantung cepat
READ  Cara Mengobati Ataksia Friedeich Secara Medis

Jika gejala ateletaksis di atas Anda rasakan dan merasa kesulitan bernafas, sebaiknya Anda segera mendapatkan bantuan medis untuk mendapat pertolongan.

Bagi orang yang pernah menjalani operasi, faktor resiko untuk mengalami ateletaksis lebih besar. Cara kerja paru – paru juga dipengaruhi oleh obat – obatan yang membuat Anda tertidur. Beberapa penyebab ateletaksis yang lain seperti :

  • Pneumonia
  • Tekanan dari luar paru – paru (tumor, gips tubuh)
  • Kondisi paru – paru yang serius

Faktor Risiko Atelektasis

Faktor resiko adalah segala hal yang membuat suatu penyakit semakin mungkin untuk dialami. Berikut beberapa hal yang meningkatkan peluang untuk mengalami ateletaksis yaitu:

  • Merokok
  • Penyakit paru jangka panjang seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Kondisi yang merusak saraf dan otot , seperti cedera tulang belakang atau distrofi otot
  • Penyakit atau cedera yang membuat lebih sulit untuk bernapas atau menelan
  • Obat yang memengaruhi pernapasan Anda
  • Obesitas
  • Menggunakan oksigen untuk waktu yang lama
  • Tidur atau Istirahat terlalu lama
  • Usia
READ  Jangan Diabaikan, Perhatikan Gejala Ataksia Friedrich Berikut

Jenis-jenis Atelektasis

Ateletaksis terbagi menjadi 2 jenis, yaitu obstruktif dan nonobstruktif. Adanya halangan pada saluran pernafasan (lendir atau tumor) termasuk ateletaksis obstruktif. Sedangkan ateletaksis nonobstruktif jenis – jenisnya yaitu :

  • Relaksasi atau kompresif : lapisan dinding dada dan permukaan paru – paru memiliki jarak yang dekat yang membuat paru – paru tetap mengembang. Yang memisahkan adalah udara atau cairan yang menumpuk sehingga paru – paru dapat menarik ke dalam dan alveoli bisa kehilangan udara.
  • Perekat : sufkatan paru adalah bahan berupa cairan yang melapisi alveoli. Alveoli bisa runtuh apabila terdapat masalah dengan bahan atau cairan ini. Kondisi ini dinamakan perekat ateletaksis. Penyebabnya adalah masalah paru – paru serius contohnya sindrom gangguan pernafasan atau paru – paru yang memar (pulmonary contusion).
  • Cicatricial : kondisi untuk jenis ini yaitu saat jaringan yang membentuk paru – paru mempunyai bekas luka yang mengakibatkan tidak bisa menahan udara sebanyak yang sebagaimana mestinya. Sarkoidosis bisa menjai penyebabnya.
  • Penggantian : kondisi ini yaitu saat alveoli diisi oleh tumor dan menyebabkan area paru – paru runtuh.
  • Akselerasi : kondisi ini yaitu saat pilot jet terbang lurus ke atas dengan sangat cepat (antara 5 dan 9 G force), akselerasi bisa menutup saluran udara pada paru – paru mereka. Kondisi ini mengarah ke ateletaksis jenis ini yang membuat Anda sulit bernafas dan nyeri dada serta batuk.
  • Bulat (lipatan paru – paru) : kondisi paru – paru jenis ini berkaitan dengan penyakit pleural yaitu kondisi yang memengarui jaringan tipis yang melapisi rongga dada serta mengelilingi paru – paru (pleura). Asbestosis adalah penyebab yang paling umum yaitu penyakit karena masuknya asbes sehingga merusak pleura.
READ  Obat penyubur rambut yang aman

Komplikasi Atelektasis

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi jika ateletaksis tidak segera diobati :

  • Kegagalan pernafasan
  • Lendir dapat menyebabkan infeksi di paru-paru
  • Penumpukan cairan
  • Oksigen darah rendah. Jika paru-paru tidak dapat mengembang dengan baik, oksigen yang cukup tidak akan didapatkan ke dalam darah

 

Sumber :

www.webmd.com

www.mayoclinic.org