×

Simak Cara Mengobati Ateletaksis Berikut

 

Ateletaksis adalah penyakit paru – paru dimana sebagian atau seluruh paru – paru mengalami pengerutan sehingga menyebabkan kantung udara menjadi kecil bahkan alveoli di dalam paru – paru menjadi kempis. Fungsi pernafasan menjadi terganggu karena adanya penyumbatan saluran udara di bronkus. Bagi sebagian orang, ateletaksis terjadi setelah penderita melakukan operasi. Di sisi lain, gangguan atau komplikasi di saluran pernafasan yang mengakibatkan ateletaksis terjadi. Sebaiknya Anda segera mengambil tindakan atau cara mengobati ateletaksis jika beberapa gejala sudah terjadi.

Beberapa gejala atau ciri – ciri ateletaksis meliputi :

  • Batuk
  • Pernafasan yang pendek
  • Kesulitan bernafasa (dsypnea)
  • Demam
  • Detak jantung meningkat (takikardia
  • Rasa nyeri atau sakit di area yang mengalami ateletaksis
  • Menurunnya tekanan darah
  • Denyut jantung meningkat
  • Adanya warna biru pada bibir, area kulit, jari karena kekurangan oksigen (sianosis)

Sebelum gejala atau ciri – ciri ateletaksis muncul, tentu ada penyebab yang mendasarinya. Ateletaksis bisa disebabkan oleh :

  • Penyumbatan cairan mukus
  • Keberadaan tumor di saluran bronkus. Hal ini menyebabkan aliran udara menjadi terhambat dan menghalangi jalan masuknya udara
  • Terdapat gumpalan darah di area paru – paru
  • Penderita mengalami beberapa kondisi medis. Hal ini menyebabkan penyempitan dan luka di saluran udara bronkus. Kondisi medis ini meliputi tuberculosis (TBC), infeksi jamur, dll
  • Terdapat benda asing di dalam paru – paru. Biasanya kondisi ini dialami oleh anak – anak
  • Penggunaan anestesi ketika operasi atau pembedahan. Anestesi ini menimbulkan perubahan di pola pernafasan pada pasien dalam menyerap gas asing dan perubahan di tekanan paru – paru. Kondisi ini juga menyebabkan alveoli menjadi mengempis dan menimbulkan terjadinya ateletaksis
READ  Gejala Ateletaksis yang Harus Disadari

Ateletaksis bisa didiagnosis dengan melakukan beberapa tes atau pemeriksaan, seperti :

  • X-ray
  • CT scan

Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu mendeteksi adanya tumor. Keberadaan tumor merupakan penyebab dari ateletaksis bagi penderita.

  • Oksimetri

Tes ini dilakukan untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah

  • Bronkoskopi

Jenis tes ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi bagian dalam paru – paru. Selain itu, pemeriksaan ini juga bermanfaat untuk menghilangkan sebagian halangan yang ada di saluran pernafasan yang menjadi penyebab ateletaksis

  • Pemeriksaan histologi atau jaringan

Tes ini dilakukan dengan bantuan mikroskop untuk mendeteksi adanya kanker atau penyumbatan oleh mukosa karena reaksi alergi terhadap Aspergillus.

Cara Mengobati Ateletaksis

Setelah didiagnosis dengan melakukan tes atau pemeriksaan di atas, penderita akan disarankan untuk melakukan fisioterapi dada dan pernafasan. Penggunaan obat – obatan seperti obat bronkidilator yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan pada area bronkus bisa dipilih. Jenis obat lain seperti obat antibiotik dan obat mukolitik bermanfaat untuk mengurangi tingkat kekentalan lendir di area pernafasan.

READ  Beberapa Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Medis

Gejala yang muncul akibat dari penyakit ateletaksis tidak mudah untuk diamati, karena mereka tidak terjadi secara cepat. Faktor penentu yang bisa dijadikan acuan adanya gejala yaitu tingkat keparahan dan ukuran paru – paru. Adanya penyumbatan pada bronkus atau adanya infeksi merupakan gejala lain dari penyakit ini. Gejala umum yang sering terjadi yaitu batuk, kesulitan bernafas, nafas cepata dan pendek. Jika penyumbatan pada bronkus terjadi, gejala yang terjadi yaitu nyeri di daerah yang terjadi ateletaksis, sianosis, demam, syok, meningkatnya denyut jantung, dispnea mendadak dan tekanan darah rendah. Sebaiknya segera dilakukan pertolongan atau pengobatan untuk mengatasi ateletaksis. Anda bisa melakukan terapi berikut sebagai cara mengobati ateletaksis :

  • Menepuk Dada
READ  Penyebab Ateletaksis, Apa Saja

Terapi sederhana ini bisa Anda lakukan sebagai upaya mengatasi ateletaksis. Caranya yaitu dengan teknik menepuk dada di bagian yang mengalami pengempisan karena ateletaksis. Tujuan dari teknik ini yaitu melemaskan kembali alveoli sehingga paru – paru bisa berfungsi normal kembali.

  • Teknik Pernafasan Dalam

Pernafasan dalam ini juga Anda lakukan dengan tujuan mengobati ateletaksis. Untuk melakukan terapi ini, dibutuhkan alat seperti spirometri insentif. Tekniknya bisa dipadukan dengan teknik latihan batuk agar cairan mukosa bisa dikeluarkan.

  • Mengeluarkan Cairan

Cairan mukosa adalah penyebab dari terjadinya penyakit ateletaksis. Terapi ini bertujuan untuk mengeluarkan cairan mukosa. Caranya adalah dengan memosisikan kepala lebih rendah dari tubuh. Hal ini bertujuan untuk pengeluaran cairan yang lebih banyak dari sebelumnya.

 

Sumber :

www.honestdocs.id

www.halodoc.com

 

Sumber Gambar :

Slideserve.com